Selasa, 21 April 2015

Hidup Penuh Warna



Hidupku ternyata berwarna, bahkan penuh warna. Warna kesulitan, hahaa...
Beragam sekulitan itu membuat ku harus berpikir tterus. Bertindak terus. Lepas dari masalah yang satu, maka siap-siap menghadapi masalah berikutnya. Haammm,,,, memang hidup kalau dibawa tersenyum hasilnya akan terasa ringan juga.

·      Segala jenis jualan yang sedang aku jalani membutuhkan pemikiran dan langkah untuk menjalankan,
·      tulisan yang menguji imajinasi harus dibereskan. Kalaupun sudah beres, tentunya nulis harus tetap berlanjut, karena cita-citaku jadi penulis.
·      Adik-adik binaan ngabrink bermasalah, hampir semuanya, heuu...

Seandainya aku bisa menyelesaikan setiap permasalahan dari ini berarti aku diberi kemampuan yang meningkat, yeee,,,, (tepuk tangan meriah). Yah, seperti itulah seharusnya. Hidupku penuh warna. 

Welcome my life. Apapun adanya diriku (dan permasalahannya), aku tetap cinta aku apa adanya. 

Masalahku bukan masalah orang lain. Masalah orang lain juga bukan masalahku. Jadi, mari kita mengurus masalah kita masing-masing!!! (#sindiran bagi pikiran yang mulai kepoin urusan orang lain).
Bandung, 16 April 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar