Selasa, 21 April 2015

Hai...



Hai Jamalku (novelku), dari awal April ini aku belum lagi mengurusmu. Sampai sekarang sudah tanggal 21 April, kau belum juga aku buka. Kenapa? Ada apa dengan aku?

Kau tahu? Awal April selama hampir 2 minggu aku harus ngurus ibu aku yang sakit. Masak, bersih-bersih rumah, ngurus ibu yang sakit, ngurus makan adik. Makan kalau untuk keluarga saja masih mending. Tapi aku harus menyediakan makan untuk para pekerja juga. Dua pekerja sih. Tapi belaja walau dua pekerja, tetap aja harus menyediakan makan. Apalagi porsi makan mereka banyak. Maafkan aku, Jamal. Entah kenapa bulan ini gelombang malas semakin membesar. Padahal aku masih mencintaimu.

Hai rumahku (blog). Akhh,,, setelah pelatihan menulis dahulu, bagaimana aku bisa membuatmu kesepian setiap hari? Sungguh, aku tuan rumah yang pemalas. Padahal jika aku rajin membersihkanmu, jelas itu sebuah keberuntungan buatku. Tapi, sepertinya malasku mulai akut. Tapi maret kemarin aku membiarkanmu kesepian karena aku sering nulis novel. Fokus di sana, kau jadi terlupakan. Ah,, tetaplah maafkan kemalasanku. Apapun alasannya tetap aja aku yang mendengar, dan aku muak mendengar alasan orang yang malas.

Hai disiplin... kamu itu setinggi apa? Kenapa susah sekali kau kudaki? Bagaimana agar aku terbiasa dengan pendakian dirimu?  Memilih jalan senang sering kali kulakukan yang akhirnya membuatku mengeluh lagi mendakimu. Bagaimana aku bisa berprestasi? Bagaimana cita-citaku akan cepat kugapai jika aku masih mengenakan pakaian kemalasanku. Oh disiplin, maafkan aku juga yang masih malas mengejarmu. 

Hai aku... kenapa kau malas sekali? Kapan kau akan mulai disiplin? Jika begini terus, kapan kau akan sampai pada garis finish dari cita-citamu?

Aku: Hei pikiran yang bertanya... aku sedang belajar. Bersabarlah sedikit. Walau malas, tapi aku belum gagal dan mati. Karena gagal dan mati terjadi ketika kaki dan tangan telah berhenti berusaha. Berasabar saja menikmati proses ini. Pastinya tak ada yang sia-sia dengan semua yang telah terjadi!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar