Alhamdulillah...
merasakan salah satu organ tubuh yang tida berfungis, yaitu telinga. Dari sejak
hari rabu kemarin telingaku terasa sakit, berdengung dan terkadang tidak bisa
mendengar dengan jelas. Efek lainnya adalah kepala sakit, hidung meler dan
sakit menelan. Alhamdulillah,,, dengan disfungsi salah satu telinga ini kembali
diingatkan bahwa betapa nikmat Allah pada setiap diri manusia sangat besar. Telinga
yang seolah organ kecil, tapi fungsinya tidak kalah penting dari jantung atau
paru-paru.
Sangatlah
tidak mengherankan kalau Allah berkali-kali bertanya, maka nikmat-Ku yang mana lagi yang akan kamu dustakan? Iya, karena
memang banyak nikmat Allah yang telah Allah berikan pada manusia, dari mulai
hal terkecil sampai hal yang paling besar. Dari kenikmatan mencium sampai
kenikmatan cahaya matahari yang sangat berharga. Namun banyak manusia
menggunakan kenikmatan itu untuk mendustakan Allah. Mendustakan dalam artian
tidak mau menjalankan perintah Allah. Padahal Allah Memberikan berbagai
kenikmatan itu agar manusia bisa menjalankan semua Perintah Allah dan menjauhi
semua larangan Allah. Seorang bos memberikan bergam fasilitas hidup pada
karyawannya tentu dengan harapan agar karyawannya bisa fokus dalam menjalankan
tugasnya. Bukan fokus menggunakan beragam fasilitas yang diberikan padanya. Apalagi
menggunakan beragam fasilitas itu untuk menjatuhkan atau menghina bosnya.
Subhanallah...
sakit memang terasa sakit telinga ini. Tapi dibalik rasa sakit itu juga ada
pelajaran yang sangat berharga. Satu pelajaran lagi, bahwa ternyata organ-organ
tubuh ini telah menjadi satu kesatuan yang saling berpengaruh. Terjadinya disfungsi
pada salah satu organ, akibatnya mengganggu fungsi organ lainnya. Semua organ
dirancang agar saling berkaitan satu sama lainnya. Saling menguatkan atau
saling melemahkan. Siapa yang bisa menciptakan sistem kerja dalam tubuh manusia
secanggih ini? Atau katakan saja sistem dalam tubuh ini tak ada yang
menciptakan, terjadi begitu saja. Tapi kenapa bisa sampai secanggih itu, bisa
sedetail itu, bisa sehebat itu hasinya? Apakah seorang anak yang cerdas
tiba-tiba saja ada tanpa dilahirkan oleh ibunya???
MAHA
BENAR ALLAH DENGAN SEGALA FIRMAN-NYA..
Kamis, 23 April 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar