Menetapkan
target demi mencapai tujuan, itu harus.
Berusaha
mendapatkannya, itu harus.
Membuat
planing dan strategi dalam menjalankannya, itu pun harus.
Tapi
jangan pernah lupa akan satu hal, ada pihak yang memiliki rencana lebih indah
dibanding rencana kita. Dan pihak itu lebih memiliki kusa untuk mewujudkan apa
yng menjadi kehendak-nya.
***
Hari
ini, ada tiga orang yang harus aku temui dalam waktu yang bersamaan. Tujuan dari
ketemu itu adalah untuk mengecek siapa yang udah bisa diposisikan sebagai
pengurus di komuitas. Aku sendiri punya pendapat. Aku punya penilaian, target
siapa yang layak dijadikan pengurus. Satu persatu ketiga orang itu dihubungi
untuk memfikskan pertemuan kami. Tapi di luar perkiraan, ketiga orang itu gak
bisa. Ketiganya telah memiliki aktivitas pada jam itu. Hmm... rencanaku gagal
(untuk sementara itu). Padahal ketiga
orang itu adalah yang aku targetkan.
Tiba-tiba
ingatanku mengarah pada satu orang yang tak pernah aku bayangkan memiliki
pemahaman yang baik terhadap komunitas. Akhirnya dialah yang aku hubungi
berikutnya. Setelah basa-basi menanyakan kabar dan ngajak ketemu, dia bisa
ketemu saat itu juga. Katanya kebetulan sedang kosong. Dan bertemula kita di
suatu tempat di daerah dago..
Setelah
ngobrol kesana kemari tentang komunitas, aku bisa membaca ternyata dia memiliki
pengetahuan yang baik juga tetang komunitas. Tak ada salahnya jika dia yang
akan difokuskan belajar tentang komunitas di bulan ini.
***
Berencana,
menentukan planing dan strategi, itu menjadi kawasan manusia. Bisa banget
manusia menentukan hal itu. Tapi yang berkuasa mewujudkannya siapa? Sehebat apapun
manusia, tetap dia memiliki batasan kemampuan. Dan yang paling kuat membatasi
kemampuan manusia adalah kematian.
Rencana
kita mungkin indah. Dan dengan hati yang berbunga, target telah berada di depan
mata, seolah telah benar-benar terjadi. Tapi keindahn rencana kita pun ada
batasannya. Jika kematian telah datang, seindah apapun rencana kita, rencana
itu tinggal rencana.
Yaa...
harapan kita selalu lebih tinggi dari kemampuan kita. Cita-cita kita selalu dibikin
indah dan memotivasi diri untuk mendapatkannya. Tapi jangan pernah lupa bahwa
ada yang memiliki rencana lebih indah di balik rencana kita...
Dia-lah
sebaik-baik pengatur dan pemilik rencana terindah...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar