Kamis, 10 April 2014

Kala Galau Menghampiri

Apa kabar jalan cerita hidupku selanjutnya? Sidang S1 telah berlalu sebulan lalu. Revisi belum dikerjakan sedikitpun. Sungguh, gak ada sedikitpun motivasi untuk mengerjakan revisi. Resikonya, mungkin ijazahku akan ditahan pas wisuda 16 April rabu depan. Bahkan mungkin, omelan ketua prodi siap-siap menggerayangi lubang telingaku menjelang, saat atau setelah wisuda nanti.

Beres sidang, revisi tanpa motivasi, ijazah ditahan (mungkin), semangat kerja pun gak ada. Yang ada di otakku cuma dua hal, penulis dan wirausaha. Tapi,,, darimana aku akan mendapat uang untuk modal hidup selama belum dapat uang dari nulis dan sebelum memiliki untung dari wirausaha? Padahal wirausaha aja belum.

So, bagaimana kehidupanku selanjutnya?
Inilah aku yang sedang galau dalam menentukan rencana ke depan.

Aku kenal watak aku adalah tipikal yang mudah bosan. Gak bisa disuruh-suruh. Senang membuat aturan atau alur yang berbeda dengan kondisi normal orang-orang. Keukeuh,,, kalau sudah gak mau, ya udah gak mau. Kalau dipaksakanpun seluruh anggota tubuh akan memberikan reaksi yang negatif. Pada akhirnya, tubuhku ngedrop. Sakit!!! Tapi kalau suka, hujan badai petir dor dar pun aku jabanin. Bahkan sampai badan ngedrop tak memiliki tenaga sama sekali, pasti aku jabanin.

Heiiii,,,,, lalu bagaimana aku akan menjalani kehidupan esokku?
aku cuma ingin jadi penulis terkenal yang tulisannya mampu menjadi motivator, inspirator bagi para pembacanya  dan jadi seorang wirausaha sukses. Itu saja kok. Gak muluk-mulukkan? Bukan jadi astronot atau jadi bagian dari IMF. Bukan, bukan itu. Hanya penulis terkenal dan berpengaruh dan  wirausaha sukses.

Lalu, selama cita-cita itu belum terlaksana, bagaimana aku bisa mendapat uang untuk sehari-hariku saat ini????

Tidak ada komentar:

Posting Komentar